Sabtu, 11 Februari 2017

Leopard 2A4, Tank Garang Penjaga NKRI

                              

          Hai technoners, saat ini saya akan membahas tentang Tank yang dibeli TNI tahun lalu. Tank yang akan saya bahas kali ini adalah Tank Leopard 2A4.

Leopard 2A5 milik Militer Jerman
             
           Tank Leopard milik TNI ini merupakan keluarga dari Leopard 2. TNI membeli 2 tipe tank ini, yaitu tipe 2A4 dan tipe 2RI. Perbedaan yang mencolok dari kedua tipe ini adalah desain bodinya. Tipe 2A4 lebih tampil mengotak dibanding tipe 2RI yang tampil dinamis. Tank Leopard 2RI merupakan upgrade dari tipe 2A4. TNI tidak memilih semua paket upgrade Leopard Revolution, hanya upgrade yang dibutuhkan saja yang diambil. TNI membeli sebanyak 103 MBT Leopard. 63 unit adalah Leopard 2RI dan 40 unit adalah Leopard 2A4. 

             Nah teman-teman pasti bertanya kan, apasih kehebatan tank ini. Kehebatan tank ini adalah sudah mempunyai automated fire and explosion suppression system. Jadi tank ini bisa menembakan beragam amunisi dengan tembakan yang sangat akurat. Tank ini juga dilindungi dengan lapisan blok komposit AMAP (Advanced Modular Armour Protection), jadi tank ini mempunyai perlindungan 360 derajat. Lapisan ini mengandung materi nanokeramik, titanium, serta baja alloy. Dengan lapisan sekuat itu Leopard TNI memiliki perlindang dari segala sisi. Ini merupakan hal wajib bagi tank jaman sekarang karena tank banyak digunakan di lingkungan urban dan dapat diserang menggunakan roket anti-tank dari segala sisi. 



Leopard milik TNI AD
             Selain memiliki perlindungan yang kuat, tank ini juga harus memiliki mesin penggerak yang kuat juga, masak tank sehebat ini mesinya ecek-ecek. Leopard memiliki mesin diesel turbocharge MTU MB837 Ka501 yang berkekuatan 1.500 hp (tenaga kuda), yang membuatnya bisa mencapai kecepatan hingga 72 km per jam di medan yang rata. Widih keren amat, badan boleh gajah tapi lari tetap gesit.

            Tank ini juga memiliki senjata utama yaitu meriam L/44 smoothbore kaliber 120 mm buatan Rheinmetall. Laras ini memiliki panjang 5,28 meter dan dapat menembakan peluru
sampai kecepatan 1.580 sampai 1.750 meter per detik. Amunisi yang dibawa antara lain APFDS (armor piercing fin stabilized discarding sabot) DM33/DM43, amunisi HEAT (high explosive anti tank) seperti DM11/DM12, dan amunisi latih. Selain laras utama, untuk perlindungan crew, tank ini memiliki senapan mesin berat kaliber 12,7 mm yang dioperasikan dengan remot kontrol/RCWS (remote control weapon system) jadi crew tidak perlu repot-repot nongol keluar kubah.


          Kelebihan lain tank ini adalah memiliki periskop untuk melihat sasaran diluar dan juga laser untuk menandai sasaran. Nah, sekian dulu saya membahas tank Leopard ini. Saya sebagai Bangsa Indonesia bangga dengan perkembangan militer Indonesia. Seabrek kekuatan sudah disiapkan TNI untuk melindungi NKRI. Semoga militer Indonesia bisa lebih kuat dan mumpuni dan menjadi nomer 1. Salam techno......





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar