Senin, 13 Februari 2017

3D Printer MackerBot Replicator Mini Plus

               Halo techononers, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang teknologi yang baru-baru ini diperkenalkan. Teknologi ini memang mirip dengan yang ada di film fiksi, namanya adalah 3D Printer. Nah 3D printer yang saya akan bahas kali ini adalah buatan MackerBot dari seri Replicator Mini Plus.

            3D printer ini merupakan seri mini dari seri Replicator Plus. For information aja sekolah saya yaitu di SMA Krista Mitra sudah punya satu unit lho.., dan 3D printer ini merupakan sumbangan dari salah satu alumni sekolah saya yang sekarang bekerja di NASA, (keren abis dah.....). Jujur saja saya baru pertama kali melihat secara langsung karena di Indonesia khususnya di Semarang, sangat jarang ada yang punya 3D printer seperti ini dan sekolah saya yang pertama kali punya.


Hasil 3D Printer
      3D printer dari MackerBot ini punya banyak seri, dari Replicator Plus, Replicator Mini Plus, sampai Replicator Z18 yang dapat membuat model atau prototype dengan skala yang besar. Untuk seri Replicator Mini Plus ukurannya lebih kecil dan digunakan untuk model model yang skalanya kecil. Seperti gambar disamping, model yang dibuat lebih kecil seperti untuk gantungan kunci berbentuk ikan hiu, teko mainan (btw, itu belum jadi karena prosesnya yang lama), dan juga model rantai.


Filamen 3D Printer
            Untuk menggunakan 3D printer ini, technoners harus punya programnya dari MackerBot yang digunakan untuk mendesain model yang di inginkan. Tapi jika kawans malas untuk mendesain, kawans juga bisa mendownload desain yang sudah jadi dari MackerBot dan bisa langsung di print. Oh ya, 3D printer ini tidak menggunakan tinta seperti printer biasa tapi menggunakan filamen. Karena di Indonesia belum ada jadi jika ingin membeli filamennya harus melalui online. Filamennya itu sendiri terdiri dari berbagai warna dan harganya pun beragam dari yang mahal $430 sampai yang paling murah yaitu $18.

Tampak Atas
              Nah cara kerja dari 3D printer ini adalah pertama-tama kita memasukan model yang ingin kita buat ke software dari 3D printernya. Setelah dimasukan 3D printer akan memanaskan filamennya, dan setelah panas 3D printer akan langsung membuat modelnya. Lama pembuatan modelnya tergantung tingkat kesulitan dari model yang akan dibuat. Setelah selesai kawans bisa amati hasilnya. Bagian samping dari Replicator ini dikelilingi seperti kaca agar kawans bisa melihat proses pengeprintnannya. Di Replicator Mini Plus ini juga terdapat kamera di printernya jadi kawan bisa melihatnya dari monitor komputer. Ada juga app nya jadi kawan juga bisa melihat dari smartphone. Untuk kawan-kawan yang penasaran dengan harganya (sapa tau  mau beli, hehehe..) kawan bisa ke websitenya MackerBot yaitu di https://www.makerbot.com/. Di websitenya juga tersedia manualnya. 


            Jadi, sekian dulu saya membahas teknologi 3D Printer ini. Semoga pasar dari 3D printer ini sampai ke Indonesia dan kawans bisa merasakan bagaimana bekerja menggunakan 3D printer. Sampai disini dulu, Salam Techno.....
Foto bareng 3D Printer, Mantab Jiwa


































Sabtu, 11 Februari 2017

Leopard 2A4, Tank Garang Penjaga NKRI

                              

          Hai technoners, saat ini saya akan membahas tentang Tank yang dibeli TNI tahun lalu. Tank yang akan saya bahas kali ini adalah Tank Leopard 2A4.

Leopard 2A5 milik Militer Jerman
             
           Tank Leopard milik TNI ini merupakan keluarga dari Leopard 2. TNI membeli 2 tipe tank ini, yaitu tipe 2A4 dan tipe 2RI. Perbedaan yang mencolok dari kedua tipe ini adalah desain bodinya. Tipe 2A4 lebih tampil mengotak dibanding tipe 2RI yang tampil dinamis. Tank Leopard 2RI merupakan upgrade dari tipe 2A4. TNI tidak memilih semua paket upgrade Leopard Revolution, hanya upgrade yang dibutuhkan saja yang diambil. TNI membeli sebanyak 103 MBT Leopard. 63 unit adalah Leopard 2RI dan 40 unit adalah Leopard 2A4. 

             Nah teman-teman pasti bertanya kan, apasih kehebatan tank ini. Kehebatan tank ini adalah sudah mempunyai automated fire and explosion suppression system. Jadi tank ini bisa menembakan beragam amunisi dengan tembakan yang sangat akurat. Tank ini juga dilindungi dengan lapisan blok komposit AMAP (Advanced Modular Armour Protection), jadi tank ini mempunyai perlindungan 360 derajat. Lapisan ini mengandung materi nanokeramik, titanium, serta baja alloy. Dengan lapisan sekuat itu Leopard TNI memiliki perlindang dari segala sisi. Ini merupakan hal wajib bagi tank jaman sekarang karena tank banyak digunakan di lingkungan urban dan dapat diserang menggunakan roket anti-tank dari segala sisi. 



Leopard milik TNI AD
             Selain memiliki perlindungan yang kuat, tank ini juga harus memiliki mesin penggerak yang kuat juga, masak tank sehebat ini mesinya ecek-ecek. Leopard memiliki mesin diesel turbocharge MTU MB837 Ka501 yang berkekuatan 1.500 hp (tenaga kuda), yang membuatnya bisa mencapai kecepatan hingga 72 km per jam di medan yang rata. Widih keren amat, badan boleh gajah tapi lari tetap gesit.

            Tank ini juga memiliki senjata utama yaitu meriam L/44 smoothbore kaliber 120 mm buatan Rheinmetall. Laras ini memiliki panjang 5,28 meter dan dapat menembakan peluru
sampai kecepatan 1.580 sampai 1.750 meter per detik. Amunisi yang dibawa antara lain APFDS (armor piercing fin stabilized discarding sabot) DM33/DM43, amunisi HEAT (high explosive anti tank) seperti DM11/DM12, dan amunisi latih. Selain laras utama, untuk perlindungan crew, tank ini memiliki senapan mesin berat kaliber 12,7 mm yang dioperasikan dengan remot kontrol/RCWS (remote control weapon system) jadi crew tidak perlu repot-repot nongol keluar kubah.


          Kelebihan lain tank ini adalah memiliki periskop untuk melihat sasaran diluar dan juga laser untuk menandai sasaran. Nah, sekian dulu saya membahas tank Leopard ini. Saya sebagai Bangsa Indonesia bangga dengan perkembangan militer Indonesia. Seabrek kekuatan sudah disiapkan TNI untuk melindungi NKRI. Semoga militer Indonesia bisa lebih kuat dan mumpuni dan menjadi nomer 1. Salam techno......